sebuah video pembelajaran bagaimana sebuah gerbang universal NAND bisa diubah menjadi gerbang yang bersifat OR gate
Selasa, Agustus 29, 2023
Untuk mempersiapkan Ujian Nasional terutama ujian teori kompetensi kejuruan teknik audio video kali ini saya akan menjelaskan sedikit Cara Menghitung Kode Kapasitor. Hampir setiap tahun soal tentang menghitung nilai kapasitor selalu muncul di UN tingkat SMK kejuruan teknik audio video. Oleh karena itu sebagai guru elektronika sekedar mengulang materi untuk persiapan UN 2013.
Langsung aja lihat gambar berikut ini :
Tertera pada body kapasitor kode 202 maka besar kapasitas kapasitor tersebut adalah 2 nf.
Cara Menghitung Kode pada body Kapasitor :
- Tulis langsung digit pertama dan kedua sesuai dengan kode yang tertera yaitu 20
- Selanjutnya digit ke tiga menandakan banyaknya jumlah nol, kode 2 berarti ditulis 00
- Selanjutnya digabungkan menjadi satu : 2000 pf, untuk mengubah menjadi satuan nf kamu tinggal lakukan pembagian dengan 1000 maka hasilnya menjadi 2nf
Sekedar untuk latihan coba kerjakan soal tentang menghitung kapasitor dengan kode jika kode yang tertera pada body kapasitor sebagai berikut :
a. 103
b. 222
c. 404
Semoga Bermanfaat materi singkat mengenai Cara Menghitung Kapasitor dengan Kode, Selamat mengikuti Ujian Nasional, semoga sukses…
Posted on Selasa, Agustus 29, 2023 by video story wa
Ujian Nasional semakin dekat maka persiapan demi persiapan sudah dilakukan pastinya. Diharapkan Soal Ujian Nasional khususnya uji kompetensi bagi siswa SMK nantinya dapat dikerjakan dengan sebaik-baiknya sehingga akan mendapat nilai diatas nilai kelulusan yang dicanangkan pemerintah.
Untuk melakukan persiapan tersebut, kembali admin bjgp-rizal mengupas tuntas mengenai materi seputar Ujian Nasional kejuruan teknik audio video yang sering muncul setiap tahunnya. Setelah kita bahas cara menghitung kode kapasitor beberapa waktu yang lalu, kali ini kita akan membahas mengenai nilai Induktor melalui kode yang tertera di body Induktor tersebut. Sekedar untuk diketahui sebenarnya induktor adalah sebuah lilitan dengan jumlah tertentu dengan satuan Henry. Jika dari pabrikan, sebuah induktor sudah dikemas dengan apik sehingga menyerupai sebuah kapasitor, biasanya induktor berwarna hijau. Bagaimana cara menghitung nilai induktor melalui kode
Caranya sama seperti menghitung nilai kapasitor, tetapi kode ke 3 biasanya menandakan banyaknya jumlah koma nol. Apa maksudnya Koma Nol ? langsung aja lihat contoh berikut ini :
Maka besar nilai induktor tersebut adalah :
- Tulis langsung digit pertama dan kedua sesuai dengan kode yang tertera yaitu 32
- Selanjutnya digit ke tiga menandakan banyaknya jumlah koma nol, kode 3 berarti ditulis 0,001
- Selanjutnya dikalikan : 32 x 0,001 maka hasilnya 0,032 Henry, untuk mengubah menjadi satuan miliHenry kamu harys melakukan perkalian dengan 1000 maka hasilnya menjadi 32 mH.
Gampang bukan, Cara Menghitung kode Induktor ?!
Sekedar untuk latihan coba kerjakan soal tentang menghitung Induktor dengan kode jika kode yang tertera pada body sebagai berikut :
a. 303
b. 432
c. 444
Jawab di kotak komentar …
Posted on Selasa, Agustus 29, 2023 by video story wa
Mungkin kamu pernah melihat pemasangan loudspeaker yang asal sambung sehingga umur amplifier atau speakernya tidak panjang akibat kepanasan. Nah artikel kali ini akan menjelaskan cara menghitung ohm speaker, cara mengukur impedansi speaker, cara menyambung 3 speaker atau lebih, cara menghitung impedansi power amplifier dan praktiknya nanti cara menghubungkan speaker ke amplifier.
Bagaimana sebenarnya cara pemasangan speaker yang benar ??
Di dunia elektronika terutama mengenai sound sistem seperti speaker maka dibutuhkan spesifikasi yang detail sehingga kualitasnya optimal. Pemilihan kualitas kabel speaker, panjang kabel speaker, hingga polaritas speaker perlu diperhatikan sekian rupa. Untuk membatasi artikel ini kita nanti lebih fokus bagaimana cara menyambung speaker lebih dari satu agar output daya optimal.
Prinsip perhitungan impedansi speaker itu sama dengan tahanan. Misalnya dua buah speaker jika dihubung secara seri maka hambatannya akan berbeda dengan ketika dihubung secara paralel. Impedansi total bisa lebih kecil atau lebih besar pastinya sesuai dengan hukum ohm.
Bagaimana cara menyambung banyak loudspeaker misalnya 4 buah agar bisa di sambung kesebuah amplifier dengan daya output optimal ? Pertanyaan ini pernah keluar dalam soal Ujian Teori Kompetensi Kejuruan Teknik Audio video pada tahun 2009/2010 kalau tidak salah. Untuk menjawab pertanyaan tersebut ikuti terus artikel ini sampai habis.
Pada intinya agar output daya maksimal kita hanya butuh speaker yang memiliki impedansi yang seusai dengan impednasi power amplifier kita miliki. Biasanya output sebuah power amplifier tertulis seperti : Output 100watt ~ 8Ω, ini maksudnya amplifier tersebut hanya sanggup mendorong daya hingga 100wat dengan speaker yang digunakan 8Ω. Biasanya angka 8Ω adalah angka beban operasional yang aman yang disarankan untuk amplifier tersebut.
Permasalahannya bagaimana jika kita menggunakan speaker lebih dari satu untuk sebuah power amplifier ? maka ada rumus penghitungannya supaya impedansi total dari jumlah speaker yang dipakai sama dengan yang direkomendasikan oleh pabrik pembuat ampifiernya.
Contoh Kasus Penggunaan Rumus Perhitungan 4 Unit Speaker Kombinasi Seri dan Pararel
Misalnya saya memiliki 4 unit speaker yang masing-masing tertulis impedansi 8Ω dan power maximal 100 watt. Pertanyaannya saya akan merangkainya untuk didorong 1 channel amplifier. Berikut ini ada 5 kemungkinan speaker tersebut bisa dihubungkan. Lihat kemungkinan sambungan ke 4 speaker tersebut.
- 4 buah speaker di paralel sekaligus
Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 unit speaker 8Ω secara paralel seperti gambar diatas, maka kamu akan mendapatkan impedansi total sebesar 2Ω. Hal ini akan berisiko, karena Transistor Final akan sangat panas meskipun daya total keluaran akan menjadi lebih besar. Jadi cara menyambungkan speaker dengan cara seperti tidak optimal. Metode kombinasi ini bisa kamu pakai asalkan mampu menghitung kekuatan driver power yang sesuai untuk speaker 2Ω, namun speaker 2Ω umumnya digunakan untuk power class D.
Cara menghitung Impedansi ohm speaker :
1/Ztotal = 1/Z1 + 1/Z2 + 1/Z3 + 1/Z4
1/Ztotal = 1/8 + 1/8 + 1/8 + 1/8 = 4/8
Ztotal = 8/4 = 2Ω
- 4 buah spekaer di kombinasi 2 seri-paralel
Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 unit speaker 8Ω secara kombinasi seperti gambar diatas, maka kamu akan mendapatkan impedansi total sebesar 8Ω. Ini cukup ideal dan optimal untuk power ampli pada umumnya dimana yang berada antara 4-8Ω. Bagaimana cara menghitungnya?
Zseri1 = Z1 + Z2 = 8 + 8 = 16Ω
Zseri2= Z3 + Z4 = 8 + 8 = 16Ω
1/Ztotal = 1/Zseri1 + 1/Zseri2
1/Ztotal = 1/16 + 1/16 = 2/16
Ztotal = 16/2 = 8Ω
- 4 buah speaker di hubung seri
Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 unit speaker 8Ω secara seri seperti gambar diatas, maka kamu akan mendapatkan impedansi total sebesar 32Ω. Ini sangat berbahaya untuk power amplifier bisa jebol. Bagaimana cara menghitungnya?
Ztotal = Z1 + Z2 + Z3 + Z4
Ztotal = 8 + 8 + 8 + 8 = 32Ω
- 4 buah speaker dihubung kombinasi seri-paralel-paralel
Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 unit speaker 8Ω secara kombinasi diatas, maka kamu akan mendapatkan impedansi total sebesar 32Ω. Impedansi total sama seperti rangkaian yang dihubung seri. Jadi tidak bagus untuk dipraktikkan. Bagaimana cara menghitungnya?
Zseri = Z1 + Z2
Zseri = 8 + 8 = 16Ω
Ztotal = Z3 + Zseri + Z4
Ztotal = 8 + 16 + 8 = 32Ω
- 4 buah speaker dihubung kombinasi seri-paralel-seri
Keterangan gambar : Jika memakai cara merangkai 4 unit speaker 8Ω secara kombinasi seperti gambar diatas, maka kamu akan mendapatkan impedansi total sebesar 13.3Ω. Ini juga tidak ideal untuk power amplifier yang berada antara 4-8Ω. Bagaimana cara menghitungnya?
Zseri = Z1 + Z2
Zseri = 8 + 8 = 16Ω
1/Zparalel = 1/Z4 + 1/Zseri
1/Zparalel = 1/8 + 1/16 = 2/16 + 1/16 = 3/16
Zparalel = 16/3 = 5.3Ω
Ztotal = Z3 + Zparalel
Ztotal = 8 + 5.3 = 13.3Ω
Dari ke 5 kemungkinan cara menghubungkan 4 buah speaker diatas maka impedansi mendekati atau sama dengan 8Ω yang bagus dan optimal untuk menghasilkan sinyal output yang bagus.
CATATAN : Bahwa untuk bisa menemukan impedansi yang diharapkan, kita bisa mencoba beberapa kombinasi speaker seperti rangkaian diatas – yang akhirnya kita menemukan cara merangkai speaker lebih dari 2 atau lebih yang tepat. Karena 4 unit speaker tersebut diketahui memiliki kekuatan power-max 100watt, jadi kalau ada 4 unit speaker maka ada berapa watt? kita hanya tinggal mengalikan saja dengan jumlahnya. 4 X 100 = 400watt. Jadi secara keseluruhan untuk mendorong ke 4 speaker tersebut kita m
Posted on Selasa, Agustus 29, 2023 by video story wa
Untuk mengenal komponen yang mirip dengan transisitor ini banyak dipasaran dan banyak menggap bahwa itu adalah TR. Banyak rangkaian sirkuit terpadu yang didedikasikan untuk mengatur voltase dengan nilai tegangan output 5, 6, 8, 9, 10, 11, 12, 15, 18, 20 dan 24V, seri ini adalah nilai LM78XX yang paling banyak digunakan (7805, 7812, 7815, 7824). Intensitas maksimum dalam semua kasus adalah 1 A.
Dengan adanya keluarga IC regulator 78xx dan 79xx pembuatan sebuah DC regulator dengan satu tegangan keluaran yang stabil menjadi lebih praktis dan mudah, dibandingkan dengan membuat rangkaian regulator yang melibatkan banyak komponen seperti transistor, dioda zener, resistor, kondensator dan lain-lain. Akan tetapi ada persyaratan-persyaratan tertentu sehubungan dengan penerapannya agar ia bisa berfungsi dengan baik sebagai DC regulator. Berikut ini di antaranya :78xx atau 79xx memerlukan tegangan masukan (in) setidaknya 2V lebih tinggi dari tegangan keluarannya (out). Persyaratan ini untuk lebih menjamin agar IC mampu bekerja dengan baik.
Untuk video pemasangannya bisa langsung di lihat dari video berikut :
Video Pembelajaran Cara memasang IC regulator (78XX dan 79XX) Part 2
Contoh : 7809 memerlukan tegangan masukan setidaknya +11V
7812 memerlukan tegangan masukan setidaknya +14V
7915 memerlukan tegangan masukan setidaknya -17V
7924 memerlukan tegangan masukan setidaknya -26V, dan seterusnya.
Mengenai tegangan masukan maksimal yang diperbolehkan dapat dilihat secara spesifik di dalam datasheet yang bersangkutan. Ada kalanya lain merek akan lain pula nilainya. Namun yang aman adalah mengambil tegangan maksimal sebesar tegangan masukan dikalikan dengan faktor 1,41.
Contoh : Pada 7809 tegangan masukan maksimal yang aman adalah : 11 x 1,41 = 15,5V, dibulatkan menjadi +16V.
Pada 7812 tegangan masukan maksimal yang aman adalah : 14 x 1,41 = 19,74V, dibulatkan menjadi +20V.
Pada 7915 tegangan masukan maksimal yang aman adalah : 17 x 1,41 = 23,97V, dibulatkan menjadi -24V.
Untuk arus maksimum pada setiap IC regulator ini juga berbeda-beda. Kita dapat menemukan bahwa kode dari sirkuit ini memiliki sebuah tanda di tengah, huruf ini menunjukkan intensitas keluaran selain 1A. Huruf yang mendahului 78 adalah milik pabrikan sedangkan angka berupa alfabet menunjukkan besarnya arus maksimum pada IC reguator tersebut.
Sebagai contoh :
78xx (tanpa huruf): 1A
- 78Lxx: 0,1 A
- 78Mxx: 0,5 A
- 78Sxx: 2 A
- 78Txx: 3 A
- 78Hxx: 5 A
- 78Pxx: 10 A
Enkapsulasi normal adalah TO220 dan DPAK dalam kasus format SMD.
Meskipun dirancang untuk memasok tegangan tetap, regulator ini dapat digunakan dengan komponen eksternal untuk mendapatkan voltase dan arus yang dapat diatur. Sebuah fitur dari perangkat ini adalah bahwa ia memiliki proteksi termal dan keterbatasan arus jika terjadi arus pendek, ini berarti bahwa jika sewaktu-waktu kita melebihi karakteristik regulator tegangan yang terlindungi.
Hal lain yang harus diperhatikan adalah kebutuhan untuk menempatkan heat sink, ini adalah fungsi dari daya yang harus mengusir perangkat, yaitu perbedaan voltase antara input dan output, dikalikan dengan arus yang pengiriman
Agar regulator bekerja dengan baik, harus ada voltase yang lebih tinggi dari 3v pada input (terminal Vi 1) berkenaan dengan output (terminal Vo 3).
Jika arus nampaknya tidak mencukupi, kita bisa menggunakan sirkuit seperti LM350 yang memberi kita maksimal 3A.
Contoh-contoh penerapan IC 78xx dan 79xx sebagai DC-regulator :
Posted on Selasa, Agustus 29, 2023 by video story wa
Kegiatan Belajar 3 : Menghitung desiBel (dB) pada Penguat Audio / Amplifier
Tujuan Kegiatan Pembelajaran
Setelah mempelajari kegiatan belajar 3, diharapkan Anda dapat :
Menuliskan rumus desibel untuk menghitung penguatan daya sebuah Amplifier secara logaritmis.
Menuliskan rumus untuk menghitung contoh soal desibel pada penguatan tegangan sebuah Amplifier secara logaritmis.
Menghitung besarnya penguatan daya sebuah Amplifier dalam satuan desibel jika daya input dan daya output diketahui.
Menghitung besarnya penguatan tegangan sebuah Amplifier dalam satuan desibel jika tegangan input dan tegangan output diketahui.
Uraian materi deciBel (dB)
Ternyata bahwa telinga orang mengindera kenaikkan yang sama dari dua peristiwa diatas, sebab yang diindera bukanlah penambahan daya, melainkan yang diindera adalah perbandingan antara daya-daya bunyi. Dalam kedua peristiwa tersebut perbandingan kuat bunyi adalah sama yaitu 10. Tetapi telinga kita merasakan seakan-akan kuat bunyi dinaikkan bukan 10 kali, melainkan log10 10 = 1 kali. Berdasarkan pengalaman dari peristiwa diatas, maka jikalau dalam teknik komunikasi (juga dalam teknik Audio ), kita hendak menyatakan perbandingan daya, perbandingan tegangan dan perbandingan arus sebaiknya secara logaritma.Satuan yang dipakai untuk menyatakan perbandingan secara logaritma adalah Bel.
baca juga :
Pengertian Penguatan berdasarkan dB
Contoh soal desibel
Daya D2 = 100 W dan daya D1 = 0,1 W berapa Bel-kah D2 lebih besar dari D1?
Penyelesaian soal perhitungan desibel : log10 D2/D1 = log10 100/0,1 = log10 1000 = 3 Bel
Untuk keperluan praktek satuan Bel ternyata terlampau besar, maka dipakailah satuan yang 1/10 nya, yaitu deciBel. 1 Bel = 10 decibel, disingkat = 10 dB.
Rumus skala decibel suara
Jika daya input pada suatu rangkaian ataupun pada suatu sistem adalah Di dan daya outputnya adalah Do, maka bandingan daya itu ada :
dB = 10 log10 Do/Di
Contoh: Daya input Di = 1 mW daya output Do = 40 W. Hitunglah berapa dB perbandingan daya tersebut.
Penyelesaian:
Bandingan daya = 10 log10 Do/Di (dB)
= 10 log10 40/0,001
= 10 log10 40000
= 46 dB
Jika daya input Di sama dengan daya output Do, maka dalam hal ini tidak terjadi penguatan. Jadi penguatan dayanya Do/Di = 1 atau kalau dijadikan dB = 10 log10 Di/Do = 10 log10 1 = 0 dB.
0 dB adalah sesuai dengan bandingan daya 1:1, Jika terjadi pelemahan, dalam hal ini Do<Di, maka akan memperoleh bandingan yang berbalikan dari bandingan untuk penguatan.
Contoh:
Daya input Di = 2 W daya output Do = 1 W. Hitunglah berapa dB perbandingan daya tersebut.
Penyelesaian:
Bandingan daya = 10 log10 Di/Do (dB)
= 10 log10 2/1
= 10 log10 2
= 3 dB
Tetapi karena disini terjadi suatu pelemahan, maka dipakailah tanda– (negatif). Jadi penguatannya ada–3 dB.
Dalam teknik elektronika banyak dilakukan pengukuran tegangan input maupun tegangan output, bandingan daya dalam harga-harga tegangan adalah:
Di = Vi2/Ri Do = Vo2/Ro
Vo2/Ro
dB = 10 log10 Di/Do = 10 log10 ————- Vi2/Ri
dB = 10 log10 (Vo2/Ro x Ri/Vi2)
Karena Ro = Ri, maka persamaan menjadi dB = 10 log10 (Vo2/ Vi2)
dB = 10 log10 (Vo/ Vi)2
dB = 20 log10 Vo/ Vi
dB = 20 log10 (Vo/ Vi)
Contoh:
Tegangan sinyal input Vi = 5 mV, tegangan sinyal output Vo = 5 V. Hitunglah penguatan tegangannya dalam satuan dB.
Penyelesaian:
Penguatan tegangan (Av) = 20 log10 (Vo/ Vi)
= 20 log10 (5/ 0,005 )
= 20 log10 1000
= 20 x 3 = 60 dB
Rangkuman
Rumus untuk menghitung penguatan daya sebuah Amplifier secara logaritmis adalah dB = 10 log10 Do/Di.
Rumus untuk menghitung penguatan tegangan sebuah Amplifier secara logaritmis adalah dB = 20 log10 Vo/Vi.
Tugas
Ukurlah besarnya penguatan tegangan sinyal Audio dalam satuan dB sebuah pre-amp penguat Audio yang diberi sinyal input 100 mVpp frekuensi 1000 Hz dari AFG.
Tes Formatif
Tuliskan rumus penguatan daya sinyal Audio sebuah Amplifier dalam satuan dB
Tuliskan rumus penguatan tegangan sinyal Audio sebuah Amplifier dalam satuan dB
Sebuah pre-Amplifier audio diberi sinyal input dari AFG 100 mVpp dengan frekuensi 1000 Hz. Pada outputnya terukur tegangan sinyal sebesar 4 Vpp. Hitunglah penguatan tegangannya dalam satuan dB.
Sebuah Power Amplifier Audio menghasilkan daya output pada loud speaker 100 W. Penguatan dayanya 10 dB. Hitunglah besarnya daya inputnya.
Kunci Jawaban
..
..
..
Lembar Kerja
Judul: Mengukur Penguatan Tegangan
Alat dan Bahan:
Catu daya DC 0 – 12 volt = 1 buah
Audio Frekuensi Generator (AFG) = 1 buah
Osiloskop (CRO) = 1 buah
Multimeter = 1 buah
Kabel jumper = secukupnya
Rangkaian pre-amp = 1 buah
Keselamatan Kerja:
Bacalah dan pahami petunjuk praktikum pada setiap lembar kegiatan belajar
Dalam menggunakan meter kumparan putar (volt meter, amper meter dan ohm meter), mulailah dari batas ukur yang besar
Hati-hati dalam menggunakan catu daya DC, tepatkan tegangannya sesuai dengan tegangan kerja rangkaian pre-amp
Jangan meletakkan alat-alat ukur Multimeter (Ohm meter), Osiloskop, AFG dan catu daya ditepi meja agar tidak jatuh.
Langkah kerja:
Siapkan alat dan bahan yang diperlukan.
Nyalakan catu daya DC, tepatkan tegangannya sesuai dengan tegangan rangkaian pre-amp (misalnya 12 volt). Hubungkan kutub positip (+) dan kutub negatip (-) catu daya pada kutub positip (+) dan kutub negatip (-) rangkaian pre-amp.
Nyalakan osiloskop, kalibrasilah untuk vertikal dan horisontalnya. Hubungkan probe osiloskop pada output rangkaian pre-amp.
Nyalakan AFG, tepatkan frekuensinya pada 1000 Hz gelombang sinus dengan tegangan output 100 mVpp. Hubungkan output AFG pada input rangkaian pre-amp seperti gambar blok dibawah ini:
Amati bentuk gelombang yang ada pada osiloskop, aturlah tombol-tombol yang ada di osiloskop untuk menampilkan bentuk gelombang yang diam.
Aturlah potensio volume pre-amp agar didapat bentuk gelombang output pre-amp yang maksimum tanpa cacat.
Catatlah: Vomaks = ….. Vpp
Ukurlah tegangan sinyal input pre-amp dengan menggunakan osiloskop. Catatlah: Vi = …. mVpp.
Dari hasil pengukuran pada langkah 6 dan 7, hitunglah penguatan tegangan rangkaian pre-amp dalam satuan dB.
Buat kesimpulan dari hasil praktik Saudara.
Kembalikan semua alat dan bahan.
Mudah2an materi cara menghitung desiBel (dB) pada Penguat Audio / Amplifier bermanfaat bagi para guru dan siswa.
Posted on Selasa, Agustus 29, 2023 by video story wa
Kamis, Oktober 24, 2019

1N4148 menggantikan 1N914, silikon dioda legendaris, yang sebelumnya digunakan di banyak perangkat dan proyek.




sumber : https://www.inventable.eu/2018/03/21/diodo-1n4148/#more-2574
Posted on Kamis, Oktober 24, 2019 by mohiniruthmontgomery
Senin, Juli 29, 2019
!!! Berhati hatilah dalam membuat rangkaian ini karena terhubung ke sumber AC 220 V
Biasanya untuk cara pemasangan LED sendiri adaberbagai macam rangkaian. Nah langsung saja berikut rangkaiannya :
Pada Gambar rangkaian diatas, semua komponen terpasang asecara seri dan paralel. Cara seperti ini difungsikan untuk menyerap semua aliran dari sumber tegangan PLN sebesar AC 220 Volt baik gelombang positif dan negatif merata ke semua komponen yang tersebar didalam rangkaian tersebut. Komponen yang perlu disiapkan : R1 : 220 ohm / 1Watt R2 : 1 M R3 : 220 ohm / 1 Watt C1 : 0,47uF / 250V (MKP) type X2 C2 : 2,2uF / 400V * D1, D2, D3, D4 : 1N4007 * LED : 24 pcs LED. Rangkaian LED 220V yseperti pada gambar rangkaian diatas, akan menyala secara bergantian sesuai dengan aliran tegangan yang masuk ke rangkaian tersebut. Pada rangkaian LED ini tidak digunakan dioda atau trafo penyearah. Dan lampu LED tersebut menggunakanLED berwarna putih ( dalam hal ini anda bisa menyesuaikan sesuai warna keinginan anda) dengan disusun secara paralel yang disesuaikan dengan arus atau arah aliran listrik yang berkebalikan. Dan setiap satu set rangkaian LED yang disusun secara paralel, kemudian dilanjutkan disusun secara seri antara rangkaian LED yang satu dengan rangkaian LED yang lain. Disaat tegangan input masuk, rangkaian satu LED ini akan menyala bergantian sesuaidengan arus dari aliran tersebut. Dan konfigurasi ini bertujuan untuk memberikan tingkat efisiensi kepada rangkaian tersebut. Setelah merangkai lampu LED ini, fitting lampu bisa menggunakan fitting bekas lampu CFL ( Compact Flourescent Lamp ) atau bisa lampu hemat energi yang sudah tidak digunakan. Dan ketika rangkaian LED 220V di sambungkan ke sumber tegangan, jangan memegang rangkaian tersebut.\
Posted on Senin, Juli 29, 2019 by mohiniruthmontgomery
Kamis, Februari 14, 2019
Posted on Kamis, Februari 14, 2019 by mohiniruthmontgomery
Senin, November 26, 2018
harga speaker acr 12 woofer, harga speaker acr pro 12 inch woofer, harga speaker acr 12 inch full range.ACR 6,5″ tipe 610 bahan kertas bersuara woofer mendekati fullrange suara bening sedangkan yg berbahan plastik polipropylene medium cenderung kasar.

12” kebanyakan didesian untuk mid, bas-mid & fullrange
15” kebanyakan didesain untuk bass-mid. Ukuran 12 &15 cenderung bersuara kasar.
Acr fabolous,
1. Untuk ukuran 12” (7512) berkarakter mid
2. 15”(1515) berkarakter woofer, sesuai ukuran bok. Spektrum frekuensi bas relatif datar di zona bass. Untuk ukuran 18″ tipe tertentu menjadi andalan ACR di nada subwoofer.
Acr excellent:
1. Suara yang dihasilkan cenderung ke nada mid-bass (15”) dan nada mid(12”)
2. Nada bass cenderung kasar, bass-mid
3. Opertaor sound cenderung memilih speaker ini, karena lebih ringan dari premier ataupun fabolous
Acr premier:
1. Pada tipe tertentu didesain untuk subwoofer dengan dimensi bok yang relatif kecil, array
2. Para operator sound biasanya kurang menyukai speaker ini karena menyedot listrik yang besar
3. Subwoofer, dengan volume bok yang tidak biasa
Acr black magic (12” & 15”):
1. Suara relatif open
2. Jika dibandingkan dengan Acr yang harganya relative lebih murah, nada bass masih terdengar walaupun ditest ditengah lapangan
3. Ukuran spul lebih besar dari acr biasa, dan tenaga bass lebih kuat. Ini speaker rekomendasi saya untuk amplifier rakitan
Posted on Senin, November 26, 2018 by video story wa
Posted on Senin, November 26, 2018 by video story wa
Posted on Senin, November 26, 2018 by video story wa
Rabu, Februari 01, 2017

- R1 = 2K2
- R2 = 1K
- R3 = 680 ohm
- C1,C2 = 10uF
- Potensio = 10K
- Transistor 1 = BC547
- Transistor 2 = BC547
- Lampu = 6V
- Baterai = 9V
- Saklar SPDT
- Saklar
Posted on Rabu, Februari 01, 2017 by video story wa
Senin, November 21, 2016
Posted on Senin, November 21, 2016 by Anonim


















